Wednesday, February 4, 2009

Didemo, Ketua DPRD Sumut Meninggal Dunia

AKSI unjuk rasa anarkis oleh ribuan orang di Gedung DPRD Sumatera Utara pada Selasa (3/2) menelan korban jiwa. Ketua DPRD Abdul Azis Angkat meninggal dunia setelah menerima perlakuan yang tak semestinya dari para pengunjuk rasa.

Unjuk rasa tersebut memaksa DPRD mengeluarkan rekomendasi sebagai persetujuan atas usul pembentukan Provisi Tapanuli (Protap). Hanya dengan adanya rekomendasi DPRD, maka proses pemekaran di DPR RI dapat dilanjutkan.

Sebelumnya, proses pemekaran wilayah Sumut dengan membentuk Protap telah sampai di DPR RI. Namun pada masa sidang akhir tahun 2008, DPR menolak usul pemekaran itu karena belum ada persetujuan atau rekomendasi dari DPRD Sumatera Utara.

Peristiwa tersebut terjadi ketika di DPRD tengah berlangsung rapat paripurna. Massa pengunjung rasa menerobos ruang sidang utama sambil membawa sebuah peti mati. Ketua DPRD Sumut, Aziz Angkat yang menskor rapat itu dibawa ke ruangan Fraksi Partai Golkar dan dicaci-maki, ditarik-tarik dan bahkan harus menerima perlakukan tidak pantas dari sejumlah pengunjuk rasa.

Diduga tidak kuat menahan serangan, Aziz Angkat terkapar dan kemudian dilarikan ke rumah sakit Gleni Internasional Medan namun tidak tertolong. Konon, ketika itu pula ia mendapat serangan jatung, sebagaimana dikatakan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Abubakar.

 33sig10/ant